Pita Misterius di Tepian Tata Surya

A. Gunawan Admiranto [16 October 2009]

Tata surya yang menjadi rumah kita tidak hanya terdiri atas matahari, delapan planet, dan objek-objek lain seperti komet, meteoroid, asteroid, tetapi juga ada gas yang terletak di ruang antar planet. Selain itu, tata surya juga diselubungi sejenis gas yang kemudian diberi nama heliosfer. Heliosfer yang berukuran sangat besar ini, sampai di seberang orbit Pluto, disebabkan oleh adanya semburan angin surya yang datang dari matahari, dan meluas sampai ke daerah ruang antar bintang di dekat matahari yang disebut sebagai ruang antar bintang lokal.

Heliosfer ini menjadi semacam tameng tata surya terhadap pancaran sinar kosmik berbahaya yang datang dari luar tata surya kita. Sinar kosmik ini datang dari peristiwa-peristiwa seperti ledakan nova atau supernova, akresi pada lubang hitam, semburan sinar gamma, dan sebagainya. Interaksi antara gas antar bintang dengan bergantung pada tekanan angin surya dengan sifat-sifat gas antar bintang itu seperti tekanan, kerapatan, dan bentuk medan magnet di daerah itu.

Heliosfer terbagi menjadi beberapa bagian, perbatasan antara heliosfer dengan ruang antar bintang lokal dinamakan heliopause. Ketika angin surya mendekati daerah ini, kecepatannya menjadi lambat dengan mendadak dan mengakibatkan munculnya suatu gelombang kejut yang dinamakan solar wind termination shock. Ini seperti saat seseorang yang mengendarai mobil lalu menginjak rem mendadak, dan akibatnya semua penumpang mobil terdorong ke depan. Gelombang kejut ini membuat partikel-partikel menjadi bergerak dipercepat dan heliosfer menjadi semakin mampat. Ketika partikel-partikel ini semakin lambat pergerakannya, materi antar bintang yang menumbuk angin surya membuatnya menjadi sebuah bentuk yang dinamakan heliosheath di mana bentuk ini menjadi seperti komet. Solar wind termination shock sudah diamati oleh pesawat angkasa Voyager 1 dan 2 dan terletak pada jarak 75-90 satuan astronomi dari matahari (1 satuan astronomi adalah jarak rata-rata bumi ke matahari). Jarak terdekat heliosheath dengan matahari adalah 80-100 satuan astronomi.

Pengamatan heliosfer yang mutakhir dalam menggunakan wahana yang bernama IBEX (Interstellar Boundary Explorer) yang diluncurkan untuk memantau dan melihat interaksi antara angin surya dengan daerah ruang antar bintang. Pengamatan yang dilakukan dan digabungkan dengan data yang diperoleh menggunakan wahana Cassini menghasilkan hasil yang cukup mengejutkan. Heliosfer ternyata berbeda dengan yang mereka bayangkan sebelumnya.

Para astronom melihat adanya pita-pita yang merupakan daerah yang memancarkan radiasi energi tinggi. Sebelumnya mereka berpandangan bahwa daerah ini adalah daerah yang teanng, di mana fluktuasi energi partikel yang ada tidak terlalu banyak. penemuan adanya pita-pita energi tinggi terpaksa membuat mereka memperbaharui model mereka tentang apa yang membentuk heliosfer dan proses-proses yang berlangsung di dalamnya, dan sampai sekarang masih belum ada model yang bisa menjelaskan gejala tersebut.

Seorang peneliti bernama David McComa yang merupakan peneliti utama dalam proyek IBEX berpendapat bahwa pita-pita energi tinggi ini disebabkan oleh adanya interaksi antara heliosfer dengan medan magnet di ruang antar bintang yang berdekatan.

Diteruskan dan bersumber

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • GET YOUR ALERTPAY

    Anda Ingin Punya Media Transaksi On Line Daftar Klik di sini 100% Free

  • TRANSLATE:YOUR>ARTICLE

  • WIB-TGL,&VODPOD

  • LIVE TRAFFIC FEED

  • RSS KURS LENGKAP

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • BOX FILE SHARING

  • TWITTER

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

  • CARI:LOKER

  • Lowongan Kerja Terbaru
  • EUROEXCHANGERATE

  • KLIKTERTINGGI

    • Tak ada
  • BLOG STATS

    • 34,589 hits
  • PENGARANG

  • TOP RATED

  • SITES INFO